Friday, September 20, 2019

Saling Curhat Mengenai Elitisme Akademis

Budaya ngobrol - ngobrol sebenarnya sudah jadi bagian dari kehidupan masyarakat Pontianak. Keberadaan warung kopi sebagai ruang publik menjadi potret interaksi pertanyaan, pernyataan, kritik, dan saran antar individu maupun kelompok. Berangkat dari kebiasaan tersebut, sekitar empat belas individu berkumpul di perpustakaan Pojok Pustaka PTK (Ruang Tamu Parklife Space) pada Kamis, 20 September 2019. 
Kolektif Mikoriza mencetuskan ide untuk ngumpul ngobrol mengenai sebuah tema yang spesifik, lalu berkolaborasi dengan Pojok Pustaka PTK sebagai ruang ngumpul - ngumpul yang juga menyediakan literasi (zine dan buku). Tema yang diambil pada edisi pertama ini adalah "On Academic Elitism", mengupas kondisi yang sudah pernah terjadi maupun kekinian dalam kehidupan akademis. Ternyata tema diskusi ini cukup menarik dan memantik kehadiran teman - teman. Menariknya diskusi berjalan dengan lebih setara dan cair, tidak ada yang menjadi "narasumber" bahkan moderator, walaupun akhirnya sempat membahayakan alur obrolan menjadi melebar.
Obrolan dibuka dengan membacakan dan membahas sebuah paper yang telah disebar sebelumnya melui akun media sosial Pojok Pustaka. Kondisi umum yang menggambarkan bagaimana situasi pendidikan kita yang saat ini masih kental dengan feodalisme. Kondisi tersebut dibaca teman - teman menghasilkan kenyataan - kenyataan seperti : jarak yang lebar oleh karena label akademisi dan non-akademisi, stereotip dalam ilmu pengetahuan, dan didalam kampus sendiri ada sekat dosen/mahasiswa/birokrat kampus. Situasi seperti ini sangat luas dampaknya, salah satunya kepasifan mahasiswa didalam kehidupan kampus. Melalui obrolan lebih lanjut, semua menyadari memang yang dibutuhkan adalah wujud peran akademisi dalam mendorong perubahan sosial (tentu saja dimulai dari perubahan didalam kampus itu sendiri)
Obrolan yang hangat dan tidak menawarkan jawaban tapi justru membuat seluruh peserta pulang dengan pertanyaan dan PR untuk evaluasi dan pengembangan pada kegiatan mengobrol berikutnya. Sebuah evaluasi, berikutnya diharapkan tema obrolan yang lebih mengerucut lagi dan tentu saja membuka kesempatan siapapun tanpa batas untuk memantik ataupun mengajukan tema obrolan.


Ditulis oleh : Admin PTK Distribution
Foto oleh : Admin PTK Distribution

No comments:

Post a Comment