Tuesday, September 17, 2019

Merahjingga Mengkritik Ketidaksetaraan Gender Melalui "Hawa Sudut Jingga"


Sampai  saat ini  budaya  patriarki masih  langgeng berkembang  di tatanan  masyarakat Indonesia. Budaya ini dapat ditemukan dalam berbagai aspek dan ruang lingkup, seperti ekonomi, pendidikan, politik, hingga hukum sekalipun. Akibatnya, muncul berbagai masalah sosial yang membelenggu kebebasan perempuan dan melanggar hak-hak yang seharusnya dimiliki oleh perempuan. Meskipun Indonesia  adalah  negara  hukum,  namun  kenyataannya  payung  hukum  sendiri  belum  mampu mengakomodasi berbagai permasalahan  sosial  tersebut. Penyebabnya masih klasik,  karena ranah perempuan masih dianggap terlalu domestik.
 
Menyikapi hal tersebut Merahjingga membuat sebuah karya lagu berjudul Hawa Sudut Jingga dan pada tanggal 9 September 2019 telah merilis video klip untuk  lagu tersebut dan dapat ditonton di akun YouTubemereka. Merahjingga merupakan band indie yang berasal dari Kota Pontianak. Mengusung haluan musik kontemporer folk etnik, dan menciptakan karya lagu yang sarat atas kritik-kritik sosial, lingkungan, HAM, dan spiritualisme. Mengingat begitu banyaknya permasalahan yang dihadapi oleh masyarakat dan alam, Merahjingga konsisten mengkampanyekan persoalan-persoalan tersebut dari panggung ke panggung, hingga media sosial mereka serta kehidupan sehari-harinya.

Seluruh proses pengambilan gambar untuk kepentingan produksi video klip dilakukan di Kota Pontianak dan Kabupaten Bengkayang. Kita bisa menikmati sudut - sudut pengambilan gambar yang menarik begitu juga gerak tari yang secara unik memvisualisasikan pesan dari lagu.

No comments:

Post a Comment