Friday, November 9, 2018

FVRQAN Menyuarakan Isu Konflik Ras melalui SUNYATA


FVRQAN adalah seorang MC asal Kalimantan Barat dimana sebelumnya telah meluncurkan album "ANTIPATI" sebagai buah kolaborasi antara Hip-Hop dan Penyair,dan kali ini ia telah mengeluarkan single baru berjudul "SUNYATA" yang menceritakan pembantaian etnis tionghoa yang ada di kalimantan saat rezim Soeharto. Kondisi kehidupan antar etnis yang diadu domba dan diatur untuk saling membunuh oleh kekuasaan negara melalui aparat sebagai moncong penindasannya. Situasi saling membunuh, saling membenci yang sengaja diciptakan demi memecah belah rakyat dan melanggengkan kekuasaan penindasan. Miris memang! Identitas alami manusia (suku, ras) bisa dipolitisasi untuk kepentingan tertentu. Bukankah hal seperti ini juga familiar bagi kita sekarang?


FVRQAN adalah seorang MC asal Kalimantan Barat dan kini tengah berdomisili di Yogyakarta. Karya – karyanya mencerminkan amarah, kepedihan yang terjadi dari segala ketidakadilan yang terjadi di bumi Kalimantan. Karya – karyanya bisa dinikmati melalui akun media sosial seperti YouTube dan Soundcloud.



Lirik :
Mengingat kembali suara tembakan di ujung desa
Terekam dalam retina
Tentang seorang ibu yang bergenang darah di perbatasan malaysia
Yang jatuh ke tanah setelah bunyi senapan menggema di udara
Lalu seorang paman berjalan perlahan merangkak dalam genangan darah
Karena dianggap bagian dari si merah
Sehingga lumuran darah adalah syarat untuk melewati pos-pos tentara
Yang setengah redup terekam dalam retina
Tanyakan mengapa!
Setiap etnis Tionghoa yang ada
Seolah hal biasa bagi genosida
Tanyakan mengapa!
Dimana singkawang dan pontianak adalah jalur pelarian yang tersisa
Bagi tiap nyawa yang mencari kebebasan untuk menghirup udara
Tanyakan mengapa!
Dimana malam terakhir bagi sisa kehidupan mereka
Adalah lembar yang sengaja dihapus dalam sejarah
Sehingga cahaya merah di malam-malam terakhir kehidupan
Menjelma sebagai doa-doa yang mengkutuk zaman
Menjelma sebagai karavan
Dari tiap pembantaian yang meludahi harapan
Kawan!
Tiap sayatan yang ada di dada para korban
Adalah bagian dari propaganda angkatan darat dalam merancang peradaban
Dengan balutan konflik antar-etnis yang ada di Kalimantan
Sehingga setiap tulisan ini adalah kontra kebisuan
Bagi hening dan nada-nada bimbang yang menjelma sebagai malam pembantaian
Sehingga setiap tubuh yang memenuhi lobang pembantaian
Hanya menjadi pelapis statistik yang meludahi zaman
Kuingat kembali seorang ayah yang disayat dari kerongkongan hingga ke selangkangan
Yang membuat kaki,badan dan tangan
Terpisah disaksikan tengkawang yang diam dan tak beralasan
Sehingga cahaya merah di malam-malam terakhir kehidupan
Menjelma sebagai doa-doa yang mengkutuk zaman
Menjelma sebagai karavan
Dari tiap pembantaian
Yang meludahi harapan
Yang meludahi harapan,dari tiap pembantaian!
(Sebuah catatan kaki dari badan dan kepala yang terpisah pasca '65)

FVRQAN – Sunyata :
Diciptakan oleh : Fvrqan
Direkam oleh : Fvrqan

Hubungi FVRQAN di :
YouTube : Furqan

No comments:

Post a Comment