Friday, July 20, 2012

Review Zine - Dua Edisi BAGI BAGI Zine



                                                     Review 2 edisi sekaligus Bagi-bagi zine

Akhirnya,terbayar sudah.Aku dapat beberapa zine dari acara kemarin,iya acara lady riot fest#2 dan launching album EP band hardcore sanggau “Fight For Free “(FFF)”As We Believe” di gedung Annex Untan 07 juli 2012 kemarin. Hasil bolos kerja? Tentu saja,ini menyenangkan,karena aku dapat zine . persetan dengan potong gaji! Hahahaha..
Halah mulai curhat, lansung aja, aku dapat 2 edisi bagi-bagi zine sekaligus dari editornya gratis, gratis? Jangan suuzon dulu. Aku bukan tukang palak zine,yah memang untuk beberapa zine yang lain terkadang ada sedikit tekanan-tekanan psikologis untuk si empunya PTK distribution ini, supaya mau menjualnya kepadaku ,dan tetap saja bagi-bagi zine ini tidak gratis buatku, si doski mulai mengirimkan serangan balasan yaitu meminta ku menanggapi 2 edisi zinenya sekaligus..yiiihaa..aku siap..aku siap!!

Dalam perjalanan kerja menuju perbatasan pagi hari
Mulai aku buka kembali tiap lembar potokopian yang penuh cutting paste hasil bolos kerja tempo hari,si jaka temanku sedang teriak-teriak nggak jelas mendengarkan full album ocean eyes nya owl city kalo nggak salah,sambil mengemudikan mobil box bermuatan yang bakal kami antar ke tujuan hari itu juga dengan sabar,tenang, merayap. Seperti biasa pagi hari jalanan masih sepi,sisa-sisa hujan dan bebatuan-bebatuan licin yang bermekaran di antara aspal yang rusak parah. Aku baca lagi tiap lembaran zine itu dengan guncangan-guncangan yang terkadang tidak bakal kamu dapat kan ketika menonton animasi petualangan tiga dimensi di Ancol. Aku memakai sabuk pengaman,memang tidak biasa,tapi aku benar-benar ingin membaca, (ahh kapan review nya neh?-red.). oke lah lanjut ma bagi-bagi zine yang aku baca sekarang, entah ini edisi yang keberapa? Yang jelas isi nya ada interview dengan PTK distribution,Milisi Kecoa, scene report Pontianak..dimulai dari salam pembuka,wow aku tersenyum..lansung nampar ma aktivitas dunia kerja,keluhan-keluhan rutinitas semisal harus on time ke kantor, merebaknya euforia si botak Mario teguh, dll.yang menarik adalah dedikasi di akhir cerita. Job addict is sick! Take a change.hahaha..sangat tepat sasaran. Ye lah man , topik pertama lansung di suguhi dengan review temporary autonomous landscape nya si Pam. (review?)hmm ini yang bikin penasaran,aku tak temukan ini di lapak zine kemarin, sama dengan menggapai utopia yang pernah di rekomendasikan oleh dode seorang teman baik dari palembang, dugaan sementara mungkin karena sudah habis,atau potokopiannya terbatas,atau sengaja di sembunyikan dariku,atau karena aku terlalu fokus dengan yang gratisan (sepertinya yang terakhir lebih mencurigakan) . Balik ma review diatas,ini diary project nya si Pam,klo nggak salah terawangan ku ini buku diari nya, bisa di jadikan alternatif, namun mengingat setiap individu mempunyai kondisi dan sikap yang berbeda dalam menyikapi kehidupannya,tidak ada salahnya membuat diary project nya sendiri-sendiri.ingat ini hanya alternatif. Kemudian ada interview dengan band punk Saturday night karaoke. Descendent? Hell yeah..tapi aku bingung apa itu band generasi awal? Senior-junior kah? Mohon penjelasannya dude..dan seberapa keren yah MTV dulu? Maklumlah dulu yang aku tau acara tv mah silverhawk ma flash Gordon . selanjutnya interview dengan PTK distribution. Yang nginterview si Dwi”sukarame” (ngape musti (R.I.P) dwi? ),so, jangan lansung nge-judge kalo si aldiman punya dua kepribadian (yang tabah ye man?) semua topik menurutku adalah tentang semangat. Bagaimana tidak? Sangat sulit untuk konsist dalam pendistribusian zine2 ,kaset,cd-cd DIY di saat kondisi sekarang,apalagi untuk lokal di Pontianak sendiri. Ironic but its true!! Memang mungkin ada individu-individu yang masih berusaha mempertahankan etos ini,namun itu cuman se-upil.belum lagi energi yang kembang–kempis, aku salah satunya (ngace!! teriak Jaka). Jadi sekedar saran neh atau lebih tepatnya menimpal pertanyaan dwi,mengingat pemekaran wilayah, bagaimana kalo PTK nya diganti KR(Kubu Raya) distribution? Satu lagi yang menarik di akhir interview mengenai reproduksi kucing eh salah paling akhir..tentang dreamin project..taman bacaan mungil..owh godspeedyoulibrary..ada yang mo patungan, bantuin dana juga boleh?

Trus ada sedikit tulisan,judulnya nggak jelas,o iya ada manything change in year then what? Sepertinya ini semacam trauma masa kecil,berbeda denganku dikit cuman,kayaknya hadiah tamparan lebih banyaklah tapi ya sudah lah,aku harap aku tidak seperti itu kelak,jika keadaan memaksa paling tidak aku punya alasan yang kuat,menurut ku apa sih yang bukan bentuk kekerasan di era modernitas seperti sekarang? Apalagi generasi anak-anak kita selanjutnya..tapi aku tetap berikhtiar sebisa mungkin tidak untuk mempraktekkan itu walaupun aku pernah mengalaminya.ahh..

Kemudian ada resensi zine-zine bagus dan keren di pertengahan halaman. Tak perlu panjang lebar,si doski membahasnya dengan sangat baik,tapi yang paling mengejutkan zine ekskul yang di buat oleh anak-anak sekolah menengah pertama di Jawa Barat. i’m speechless..terlepas dari carut-marut mutu pendidikan di negeri ini, memasukkan materi membuat zine sebagai kurikulum tambahan di sekolah adalah ide yang brilian.

 O iya ada yang terlewatkan(page sheet nya zine punya ku berantakan man).
,interview dengan Tobek “alwayst last” band punk KL.aku sempat baca rilisannya di shock&awe..jadi penasaran dengerin lagu nya. Disini nasionalisme juga di permasalahkan,yah memang seperti begitulah Indonesia.seperti kebakaran jenggot kalo ada isu-isu pengklaiman yang nggak jelas seperti itu,tipikal media massa nya juga sama,sok netral,tolol,diskriminatif dan pada saat yang sama mengkampanyekan standarisasi trend bagaimana menjadi metroseksual ala korea idaman lengkap dengan slempak atau cangcut yang musti di pake. Btw selamat menikah tobek dan shah always last. trus review jurnal Amorfati#4 hahaha..keluar juga neh review,aku ingat aldiman udah mencak-mencak nggak jelas di email.nunggu balasan tak kunjung datang.(tapi aku tau,aldiman itu penyabar! )
kemudian ada scene report scene Pontianak,wah bagaimana yah perkembangannya,baca sajalah! Then,another untitled personals opinion..ratapan seorang anak religius kupikir ,lansung interview lagi dengan band punk mexico,jujur aku tidak terlalu tertarik dengan band ini walaupun nun jauh di sana,entahlah mungkin karena pembahasannya entahlah aku nggak terlalu tertarik membahas tai ,but I love skating too dude. Nah ini yang kutunggu interview ma Milisi Kecoa,bukan hanya karena aku termasuk fans berat artwork salah satu personilnya,tapi karena band ini memang cool!! Coba aja dengar lagu nya.khusus nya “punkrock terdomestikasi”.

Lanjut dengan interview dimensi7,sudah kebayang kan kalo band grunge,seattle sound gitu..tapi nikmatin aja reviewnya di sini,dan jangan lupa nikmatin juga lagu nya. To die !! ternyata interview copas dari Stone Age record. Sama dengan Milisi Kecoa yang salah satu personil nya punya zine beyond the barbed wire ma boredom. Salah satu personil To die juga ada yang buat zine. Aku punya salah satunya, yang 3 way split malah semua penjelasan mengenai band ini udah di kupas tuntas di zine ini.(lha aku kebagian apanya dong?)namun untuk review lengkap kamu musti kunjungi lansung net label Stone Age Record di http://www.stoneagerecords.co.cc/. nah,ada lagi opini mini oh lonely shore..asli nih anak galau banget,namun di balik kegalauannya dia mempunyai pandangan yang jauh melampaui teman sebayanya (“sok tua njeng ”timpal jaka-red) tapi zine ini buktinya ka!! (ye tapi jangan sok tue!! Lanjut jaka) ok lah,terakhir ma review band lokal Morfem,pengen denger ah ntar, penasaran,jaka pasti suka kayaknya.aku juga mungkn,eaaa kakak.sekarang aku lihat jaka sudah mulai mengantuk,aku maklum stamina kami memang sengaja di upgrade di luar batas untuk pekerjaan,dan paket yang kami bawa harus sampe sebelum jadwal makan siang. Matahari sudah mulai ngeluarkan pijar hangatnya di ufuk timur,kami berhenti di persimpangan jalanan lintas antar Negara,sekarang giliran aku menyetir,belum piawai sebenarnya walau sudah pernah punya sim A,karena terlalu bebal mungkin,tapi untuk jalan bagus bisa lah dikit-dikit,merayap pastinya. Kok jadi bercerita? yah sudah lah dengkuran jaka ma monodramatik nya balcony mengakhiri review satu edisi bagi-bagi zine hari ini.

Masih di hari yang sama,udah mulai sore plot tak beraturan

Tinggal satu tempat lagi, kendaraan yang kami tumpangi terus melaju berpacu waktu, kemudi telah di ambil alih jaka,ia ingin pulang lebih awal,supaya dapat bermain dengan anaknya setelah pulang nanti, tak lupa 2 kotak susu malaysia telah ia persiapkan untuk sang buah hati tercinta. Kali ini lagu yang menemani kami Bvrtan dan Catharsis & Newspeak - Live In The Land of The Dead,biar lebih segar katanya. sudah menjadi kebiasaan kami sekedar suplemen dalam perjalanan.musik adalah hal yang wajib.beruntung si jaka terbuka dalam hal menikmati musik,dia malah mempercayai ku dalam menyuplai lagu. Nah lanjut dengan review bagi-bagi zine edisi 27-06-2006. yang ini agak tipis,namun cukuplah bagi ku,mungkin untuk deadline lady riot fest#2 ya man? Dugaan awal sih,coba kita tebak isinya, yuhuu..nampar lagee buat ku dengan pembukaan awal,kau masih bisa bikin zine man,kalo aku ? lebih tidak produktif pastinya hahah.lansung ke topik awal.mari memasak..untuk yang ini,bisa lah, untukku ini telah menjadi salah satu rutinitas yang menyenangkan di rumah apalagi pernah jadi anak kost. Gathering mahal,dana hidup bulanan nggak seberapa,yah harus bisa masak, cooking is so sexy. Kamu nggak harus kelaparan kalo bisa masak. Setelahnya nkita lansung dengan ilustrasi seorang wanita yang pake celana pendek hot pants ya man? Baju ketat,dan yang satunya pake kerudung panjang lengkap dengan cadar,trus ada tulisan please,just respect us the same way like you respect yourself. Jadi ingat pernah nyambi buka situs jejaring trus di beranda ada link teman dan sedikit penjelasan bahwa tempat yang sedikit kasus pelecehan seksual dan area bebas menggunakan hot pants ,rokmini atau apalah itu ada di singapura. Akh aku tidak percaya,dan benar saja beberapa hari kemudian,di media massa lokal memberitakan masih di tempat yang sama telah terjadi kasus pencabulan,yang paling mengejutkan bagiku korban nya adalah seorang nenek,WTF. Beneran!! Kita juga pernah membaca berita bahwa tempat se bebas prancis, mengeluarkan peraturan pelarangan penggunaan jilbab bagi perempuan muslim disana dengan alasan stabilitas,kemudian setelah mendapat kecaman oleh berbagai pihak, peraturan tersebut di beri kelonggaran dengan jilbab dan cadar,tapi tetap menurut ku itu sama saja. Permasalahan nya bukan dengan apa yang kalian pakai saudara-saudara perempuanku,kalo boleh aku sok tau. Ini adalah bagaimana cara menghancurkan stigma “mahluk inferior “ perempuan dalam persepsi masyarakat,dan menurut ku dengan cara berpakaian sebagai satu-satunya ekpresi bukanlah hal mutlak (Hah! Telanjang? Respon Si jaka berbinar-red). Bukan itu maksud ku, pasti ada alternatif lain lah jak. Nggak cuman dari pakean saja. Aku priibadi menyikapi nya dengan caraku sendiri,dengan menjaga pandangan ,menghindari kontak lansung dalam durasi yang lama misalnya,terdengar kuno but it works,dan ada lagi yang lebih kuno,berhenti onani apalagi sasaran fantasi nya adalah teman-temanku yang perempuan hahaha. memang konyol dan terlalu sepele,namun menurutku untuk memulai suatu perubahan yang besar harus di mulai dengan hal-hal yang sepele dan ini pun telah lama bekerja. Tapi bagaimana dengan mimpi basah? Nah kalo yang ini sulit,mungkin teman-teman yang lain ada yang ingin memberi solusi?:) kemudian lanjut ma ilustrasi kedua hahhaha..pernah seorang teman di luar sana mengirim kan pesan yang isinya bagaimana menjadi seorang ateis yang baik lengkap dengan teori-teori pendukungnya,bahkan aku baru tau kalo manusia merupakan mahluk rantai terakhir dari proses evolusi yang panjang dari nenek moyang nya yaitu amoeba pada miliaran tahun yang lampau (seperti itulah gambaran salah satu teori pendukung nya). Lama ku berpikir,entah lah aku lupa dengan apa yang kupikirkan saat itu,kemudian aku balas saja pesannya kurang lebih seperti ini: maaf tanpa mengurangi toleransi semua kebutuhan personal individu apakah ia ingin ber agama atau tidak,bagiku ateis juga sebuah agama. Karena itu ada di religious views akunmu. Respon yang aku dapatkan begitu mengejutkan,dia mulai melontarkan penyataan diskriminatif,dari a-sampai z agama takluput dari hujatannya, lengkap dengan paket kebun binatang dan kotorannya. Seperti nya dia berusaha memancing emosi ku, lantas aku jawab saja seperti ini: bahwa aku memang sengaja untuk tidak menyisipkan pilihan personalku di sini,karena alasan-alasan yang memang dia tak perlu tau dan tanggapan-tanggapan yang baru saja di lontarkannya kepadaku. Baik atau buruk itu pilihan personal. Dan ilustrasi di bawahnya ini masalah penghancuran tempat-tempat ibadah di beberapa kota di Negara terkutuk ini, entah mungkin merasa menjadi umat yang dominan, di luar juga begitu seperti nya, tipikal perilaku manusia-manusia modern,pola pikir sempit dan dungu. Selalu bisa ketebak reaksinya jika coba di diskusikan dan di komunikasikan baik secara lansung atau pun tidak lansung, men cap kafir lah,murtad,liberal bahkan tidak sedikit yang memberi respon dengan kekerasan. Jangan kan polemik antar agama, antar RT saja bisa tawuran gara-gara masalah sepele,hahahah…mampus saja lah! Next, ada ilustrasi abstrak dari rizka edmanda,biar coba ku tebak itu sapi ya bo? Ato larva? Tapi hore..bobo mengambar tapi kalo liat dari tulisannya sih aku rasa bobo mulai peduli ma lingkungan di sekitarnya..betol ndak bo? Lanjut dengan sebuah opini “hentikan ekpansi sawit di kalbar” asiik udah ada yang peduli. Namun di penghujung topik ada yang tidak berkenan bagi ku. Omong kosonglah mengharapkan ada atau tidak nya realisasi penghentian ekspansi sawit di kalbar dalam agenda pemilihan gubernur nantinya. Asal tau saja,tahun kemarin ada semacam award untuk para investor dan cukong yang telah berprestasi dalam pengrusakan hutan di kal-bar. Entah semacam nominasi busuk apakah? Dan penyerahan thropy nya sapa lagi kalo bukan yang terhormat putra daerah kebanggan kal-bar, ya gubernur itu tadi. Putra daerah yang selalu support dengan kehancuran alam di daerahnya sendiri dengan alasan pembangunan dan perekonomian.hip..hip..horay! lalu ada interview dengan nizang”mosh”,trus ada tutorial menarik tentang cara membuat zine dan bikin sampul album CD band mu sendiri..ilustrasi nya lucu..di tambah dengan penjelasan-penjelasan yang nggak terlalu menjlimet.dan yang terakhir teka-teki silang,yang hobi TTS di mari yah akhirnya.review ini berakhir di saat paket terakhir udah di antarkan.matahari mulai merona,aroma di dalam kendaraan ini juga sudah mulai campur aduk.di tambah bau busuk limbah tandan sawit yang terbengkalai di sisi jalan. Jaka terus memacu laju kendaraan.kami harus sampai disuatu tempat yang biasa kami jambangi yah sekedar untuk menumpang mandi atau menjalankan kegiatan yang kami butuhkan walau selang beberapa menit, sebelum matahari tenggelam.***

Review ditulis oleh : Dede Jul

Tanggapan dari editor BAGI BAGI Zine :
Aku rase gak ade yang kurang jelas, cuma mau nge respon beberape jak....
1 . Yapp, betul punya sebuah space adalah salah satu impian aku...Yah, bise dibilang kalo bise didalamnye all in...taman baca, toko, tempat kumpul dan ngobrol2, kalo bise sekalian nge handle tempat untuk ngadekan acara musik/non musik kecil2an...kenapa all in,karena aku yakin perlu ade subsidi silang kalo ngejalanin yang kaya gitu...donasi dan duit patungan jangan selalu dijadiin tumpuan utama... DIY itu gak selamanya berarti ngeluarin uang dari ongkos pribadi melulu kan, semestinya itu bise jadi sebuah cara kecil kite didalam sebuah sistem ekonomi yang lebih besar (halaaahh gayaa, hahahahahaha). Sebenarnye ade sebuah warung tak terpakai yang selalu aku lirik setiap kali aku lewat, tempatnye di sekitar rumah sakit sudarso...cume masih banyaaakkk jak ketakutan2 gak penting didalam hati ini(*haduuuhh :D) yang suke timbul... hehehehehe...

2 . Menggapai Utopia emang udah abis dek..aduhh sori dek,janji buat nyisain kau satu pcs tak aku tepatin... Lemah di manajemen, itu salah satu kelemahan aku dek, dan itu juga salah satu ketakutan yang berkaitan dengan nomor 1 diatas

3 . Mengganti PTK Distribution menjadi KKR Distribution? halaahh, nggakkk!!! Hahahahahaha... Lagipula PTK itu cuma nama yang aku ambil karena aku selalu bingung setiap kali harus nentuin nama untuk sesuatu, baik itu nama acara, nama band, nama zine, nama projek, mungkin ntar juga nama anak, hahahaha...Jadi biasanya aku ambil nama yang tiba tiba terlintas, kedengaran konyol,dan enak diucapkan.

4 . Deeeekk, aku baru nyadar, bahwa zine aku yang sudah difotokopi itu urutan halamannye kacau tak beraturan.....gak semuanya sih, tapi beberapa halaman itu terbolak balik...Aku baru nyadar, pas kau tulis, ada review zine di tengah tengah... Huaaaaaaaa, tukang fotokopi nye sengaaaaaaaaaaakkkk....Jadi pembuat zine emang banyak cobaan,hambatan,rintangan...aduuuh,akhirnya aku sadar,kesalahan aku dalam hal melayout zine,gak pernah ngasi nomor halaman (huaaaaaaaaaaaaaa)

5 . Sebenarnya aku gak pernah ngerti apa makna kata galau, IM3 lah berjasa mempopulerkannya . Oiyah, bagian "oh my lonely shore" itu sebenarnya sih juga berguna sebagai promo pantai asoyy yang lebih private ketimbang pasir panjang.

6 . Ralat, di cover aku gak tulis 27 - 06 - 2006 dek, tetapi 27 - 06 - 2012

7 . Yapp, selain untuk ladyriot fest#2, menerbitkan bagi bagi zine yang terbaru juga bagian dari usaha aku untuk turut menjadi pelaku dalam international zine month dan bandung zine fest. Dan aku udah sejak lama terkagum kagum dengan betapa unyu unyu nya tampilan zine di beberapa penerbit zine dan distro zine luar indonesia. SUPPORT UNYU ZINE (lagi lagi neh, unyu itu artinya apa seeeeehh? )

8 . "Kamu nggak harus kelaparan kalo bisa masak" =>wawww ini sebuah quote apik cantik manis dari DEDE JUL

9 . "...berhenti onani apalagi sasaran fantasi nya adalah teman-temanku yang perempuan hahaha..." =>wahh,solusi kau yang ini agak berat nih dek, hahahahahahahahahahahaha....

10 . "..pernah seorang teman di luar sana mengirim kan pesan yang isinya bagaimana menjadi seorang ateis yang baik lengkap dengan teori-teori pendukungnya..." => OYaaahh?? AKu baru tau, kalo ateis juga punya misionaris...mungkin berikutnya bakal ada "THE ATHEIST BIBLE"..upps,hehehehe....

11 . Iya dek, aku juga agak gimana gitu dengan bagian penutup dari tulisan tentang sawit, kiriman dari seseorang itu. Tapi,mungkin PR besar juga buat kita kita adalah gimana lebih ngegaungkan ini. Karena ekspansi sawit,sekarang ini di daerah kalbar juga udah gak berurusan sama perusahaan gede doang, udah banyak juga pemain pemain baru di level kelas teri. Dan PR lain juga mungkin,apa tindakan konkrit, yang simpel tapi nyata yang bisa dilakukan.....


No comments:

Post a Comment