Tuesday, September 3, 2019

MAKE HARDCORE GREAT AGAIN


"Make Hardcore Great Again" Pontianak lagi banjir gig nih, buat kalian yang sangat mencintai stagedives apalagi slamdancing ataupun hanya ingin menonton sambil sing-a-long hayooo 7 September sabtu ini di Fuzz Cafe. Berisi kan band-band keren loh, pastikan kamu datang dari awal untuk menyaksikan semua band keren ini, jangan lewatkan. Jangan lupa beli tiket cuman 15k, support kolektif agar senantiasa berjalan.

Band yang akan tampil :








-HARDSTEP
-HATRED

*teks oleh Ari

Monday, September 2, 2019

Telah Rilis Album Kompilasi "WE HATE RACISM!!"


Kamar Lo-Fi Records adalah sebuah label musik yang dikelola oleh Renaldy Armanda, seseorang yang sangat aktif memproduksi karya - karya noise, noisecore, goregrind, cybergrind asal Sintang-Kalimantan Barat. Menyikapi dan untuk membuat sebuah pernyataan sikap atas peristiwa diskriminasi rasial yang terjadi di Indonesia beberapa waktu yang lalu, Kamar Lo-Fi Records berinisiasi membuat sebuah album kompilasi berjudul WE HATE RACISM!! 

Album kompilasi ini berfokus pada musik - musik dengan karakteristik eksperimental, gorenoise, ambient, dark ambient, drone, grindcore, harsh noise, noisecore, dan berbagai jenis musik eksperimental noise lainnya. Musisi/band yang turut berpartisipasi dalam album kompilasi ini tidak terbatas hanya yang berdomisili di Indonesia saja, tapi dari berbagai tempat di seluruh dunia. Melalui proyek album kompilasi ini, kita bisa melihat bahwa ketertarikan yang sama terhadap musik dapat menjadi pemersatu manusia melampaui sekat batas bangsa, negara, bahasa, kepercayaan, dan warna kulit. 

Silahkan dengarkan album kompilasi WE HATE RACISM !!

Kau Tenanglah (Mengenang Bang Bo "COFFTERNOON")


Tidak terasa telah berlalu empat puluh hari semenjak kepergian Haris "Bo" Mutiar bassist dari band COFFTERNOON. Untuk mengenang masa hidup Bang Bo(panggilan akrab Haris Mutiar), COFFTERNOON mengeluarkan sebuah video musik dari lagu berjudul "Kau Tenanglah". Pengambilan gambar video ini dilakukan didalam ruang pementasan gedung Taman Budaya Pontianak, sebuah tempat yang menjadi awal pertemuan dan bertumbuhnya COFFTERNOON sebagai band dan sebagai keluarga.

"Kau Tenanglah"
Lagu diciptakan oleh Coffternoon
Video diproduksi oleh Coffternoon
Sutradara : Andas Kacamata @andas_kacamata
Penata Kamera : Ariandi @ariandikesek & Eriz Yunan @eyvisual
Penyunting Gambar : Shaouki Nasuha @saoski
Penata Artistik : Eriz Yunan @eyvisual
Penata Cahaya : Ridho @ridhovanerow
Dokumentasi : Dedy Prasetya Puspo Aji @depepea
Lokasi : Taman Budaya Kalimantan Barat

Ketika Personil THE YEE Tetap Bermusik Di Usia Tua


The Yee kembali memberikan kejutan melalui karya terbaru mereka. Sebuah video musik dari single terbaru mereka Point Of View. Band Pontianak yang memiliki formasi unik ini (Bass, Drum, dan Synthesizer) bekerja sama dengan Rendy Febrian sebagai director untuk memproduksi video musik mereka. Di dalam video mereka bercerita mengenai bagaimana mereka ingin tetap bermain musik hingga sampai usia tua. Secara keseluruhan kita bisa melihat video ini bercerita dengan sangat riang dan gembira.

Seluruh informasi dan kabar terbaru mengenai band The Yee bisa didapatkan melalui akun instagram @theyeeband

Monday, August 19, 2019

GRIND IS PROTEST!!! => Bloody Act Of Terror - Kabinet Asusila (Official Video)


BLOODY ACT OF TERROR (BAOT) adalah band grindcore yang penuh kenangan sangat baik bagi kami. Ketika BAOT muncul kami ingat betul mereka punya sebuah lagu nyentrik berjudul panjang dan berdurasi sangat singkat, lagu berjudul UNORIGINAL GRINDCORE SONG FOR MR SUMANTO. Mereka merupakan band yang aktif berkarya dan berpartisipasi dalam berbagai proyek album kompilasi maupun album split bersama band - band DIY grindcore/hc/punk dari seluruh dunia. Lalu ketika mereka merilis album pertamanya yang berjudul Their System Has Stolen My Life merupakan sebuah gebrakan di scene musik underground Pontianak kala itu. Mereka adalah kekuatan, mereka adalah panutan. Sayang sekali untuk beberapa saat BAOT sempat tertatih - tatih melanjutkan eksistensinya, terutama ketika vokalis Dita harus keluar karena pindah dari Pontianak. Sempat berganti vokalis dan bahkan sempat merekam sebuah lagu, tapi akhirnya BAOT pun sempat menghilang.
Tahun 2019 BAOT menyatakan diri kembali aktif dengan formasi baru. Tidak hanya sekedar sebuah pernyataan, tapi BAOT telah merilis sebuah single dengan video klip. Sebuah lagu berjudul Kabinet Asusila berisi kritik terhadap sistem pemerintahan demokrasi di Indonesia yang sangat sarat akan kepentingan berbagai kelompok. Tentu saja kami berharap akan segera ada rilisan terbaru dari BAOT. Sembari menunggu hal tersebut terjadi, mari tonton video terbaru dari BAOT ini.